Beberapa abad yang lalu, Virgil mengatakan, "Fortune favors the bold."
Keberuntungan menyukai keberanian. Belajarlah dari para tokoh olah raga yang
mempunyai prestasi dunia, seperti Carl Lewis, Michael Jordan, Bjorn Borg, Andre
Agassi, Zinedine Zidane dan lain-lain. Tidak hanya dalam dunia olahraga, tetapi
juga dunia bisnis dan ilmu pengetahuan. Misalnya Thomas Alfa Edison, Bill Gates,
George Soros dan sebagainya. Mereka mempunyai keberanian yang tinggi untuk
menepis segala kekhawatiran akan keterbatasan dalam diri mereka
Mereka mampu berpikir di luar batas pikiran orang lain, dan bertindak di luar
batas tindakan orang lain. Tak jarang, di awal upayanya, mereka disebut sebagai
orang gila, sampai akhirnya mereka membuktikan sebaliknya. Karena itulah mereka
mampu berprestasi dibidangnya masing-masing dan tampil sebagai tokoh yang
berkarakter
Lepas dari tindakan-tindakan mereka yang terkadang negatif, keberanian
bertindak membawa mereka pada keberhasilan memperoleh apa yang mereka
cita-citakan.
Rasa takut memang manusiawi. Sangat manusiawi. Tanpa rasa takut, manusia
tidak lah lengkap. Dan kultur sekolah kita, memang hampir selalu mengarahkan
murid-muridnya berada pada rasa takut. Takut salah, takut dihukum, dan berbagai
rasa takut lainnya. Tapi, mengungkung diri dalam selimut rasa takut, akan
membuat anda tidak bertindak apa-apa. Kalau anda hidup tanpa tindakan-tindakan
yang berani, anda tidak akan jadi apa-apa. Jangan berharap ada orang yang
sukarela menolong anda, kalau anda hanya diam saja.
Seberapa besar rasa takut menghantui diri anda? Hanya andalah yang mampu
mengukurnya. Lalu bagaimana mengatasinya? Marilyn King mengatakan bahwa
keberanian kita secara garis besar dipengaruhi oleh 3 hal, yaitu visi (vision),
tindakan nyata (action), dan semangat (passion). Kekuatan pada ketiga hal
tersebut mampu mengatasi rasa khawatir, ketakutan, dan memudahkan kita meraih
impian-impian. Apa pun impian yang anda bayangkan. Apapun hambatan, akan bisa
anda lewati jika visi, tindakan dan semangat anda begitu besar. Mungkin anda
sudah keracunan rasa takut. Bisa jadi karena selama ini anda bergaul dengan
orang-orang gagal
Dan biasanya, orang gagal tidak menginginkan orang lain berhasil. Tapi
percaya lah, kegagalan yang terjadi pada orang lain (anda menyebutnya pedagang
kecil) bukanlah penyakit menular. Kegagalan itu bukan virus. Jadi, apa yang
harus ditakutkan? Justru kegagalan mereka seharusnya anda gunakan untuk belajar.
Jangan lakukan tindakan-tindakan yang membuat mereka gagal. Karena anda sudah
keracunan, tentu saja harus diobati. Yang paling mujarab, bergaullah dengan
orang-orang sukses. Bergaullah dengan orang-orang yang optimistik. Insya Allah,
sedikit demi sedikit racun itu akan berhasil dibuang.
Tears will not erase your sorrow; hope does not make you successful;
courage will get you there. Air mata tidak akan menghapus dukamu; berharap
tidak akan membuatmu sukses; hanya keberanian bertindak yang bisa membawamu
kesana. Jadi, keluar lah dari rumah rasa takut anda. Hadapi berbagai masalah
dengan semangat mencari solusi.
Demikian jawaban yang bisa saya berikan. Mudah-mudahan ada manfaatnya.
Selamat berwirausaha. Semoga Allah mengabulkan keinginan anda.
No comments:
Post a Comment
Note: only a member of this blog may post a comment.